Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan realisasi investasi sepanjang semester I 2021 sebesar Rp 442,76 triliun. Realisasi investasi terbesar terjadi di sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran yang mencapai Rp 60,7 triliun atau 13,7% dari total investasi. Berdasarkan data BKPM, sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya mengantongi inveestasi terbesar kedua sebesar Rp 57,6 triliun atau mengambil porsi 13%. Sedangkan transportasi, gudang dan telekomunikasi Rp 53,5 triliun dengan porsi 12,1%, serta sektor listrik, gas dan air Rp 44,3 triliun atau 10% dari total investasi.

 

Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Andry Satrio Nugroho mengatakan tingginya minat investasi di sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran sebagian besar justru disumbangkan oleh ekspansi kawasan industri yang kian masif. Hal ini karena adanya campur tangan pemerintah melalui BUMN di dalam pengembangan sektor ini. Di sisi lain, sektor perkantoran justru terdampak paling signifikan akibat perubahan pola kerja. Penyewaan ruang dan gedung perkantoran juga semakin sedikit. Sementara perumahan masih cukup bertahan terutama pada penjualan jenis rumah tapak (landed house). Namun, penjualan hunian vertikal seperti apartemen justru makin sepi peminat.

 

Andry Satio Nugroho memperkirakan minat investasi di sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran pada semester kedua akan bergantung pada penanganan pandemi Covid-19. Semakin sukses pemerintah menekan laju penularan Covid-19, ia memprediksikan penjualannya juga akan berangsur pulih dan diikuti pula minat investasi. Sementara beberapa sektor lainnya diprediksi akan lebih fleksibel.

 

Source: Katadata.co.id,sindonews.com

 


Related Post

Ganjil Genap dan One Way Mudik Lebaran 2022

Ganjil Genap dan One Way Mudik Lebaran 2022

Indonesia Menjadi Basis Produksi Baterai dan Kendaraan Listrik Dunia

Indonesia Menjadi Basis Produksi Baterai dan Kendaraan Listrik Dunia

Teknologi Jadi Kunci Optimalkan Industri Manufaktur di Tengah Pandemi

Teknologi Jadi Kunci Optimalkan Industri Manufaktur di Tengah Pandemi