Ketahui Pengertian dan Manfaat Stock Take

Di dalam industri manufaktur terdapat sebuah aktivitas penting yakni stock take. Istilah stock take sendiri mengacu pada kegiatan menghitung stok barang yang dilakukan secara manual dengan mencocokkan catatan stok barang yang ada sehingga aktivitas pun terhindarkan dari kesalahan.

Tingkat aktivitas ini bervariasi untuk setiap perusahaan manufaktur. Beberapa perusahaan melakukannya satu atau dua kali setiap tahun. Namun, ada juga yang aktif melakukan stock take setiap triwulan atau bulan. Tentu saja, hal ini dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Satu hal yang menjadi masalah dalam sistem pencatatan yakni perbedaan antara jumlah stok di gudang dengan catatan elektronik yang memungkinkan perusahaan untuk melakukan identifikasi terhadap berbagai macam masalah yang ada dan memastikan kontrol serta manajemen stok berjalan dengan baik.

Stock take pun menjadi solusi terhadap perbedaan ini. Selain itu, ada berbagai manfaat stock take lainnya yang bisa didapatkan sebuah perusahaan dengan menerapkan sistem ini. Apa saja? Berikut daftarnya di bawah ini!

Memastikan Target Perusahaan Tercapai

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, perbedaan mendasar dalam sistem pencatatan akan bisa diatasi dengan melakukan laporan stock take. Meskipun bisnis yang dijalankan perusahaan tidak sesuai rencana, namun dengan menerapkan hal ini maka target perusahaan pun dapat tercapai.

Mendeteksi Tindakan Pencurian

Jumlah inventaris perusahaan kerap berbeda dari yang ada di catatan. Sayangnya, aktivitas pencurian pun sering kali menjadi kenyataan pahit yang harus dirasakan oleh perusahaan. Hal ini disebabkan oleh keterlibatan karyawan.

Olehnya itu, sistem stock take ini akan membantu perusahaan meninjau sistem keamanan dan mengevaluasi karyawan yang bermasalah. Ketika hal ini dilakukan secara rutin, maka karyawan pun akan sulit untuk melakukan pencurian tersebut.

Mengetahui Produk Secara Menyeluruh

Tidak sedikit perusahaan manufaktur yang tidak memperhatikan produk mana yang sering dibeli dan produk mana yang jarang. Dengan penerapan stock take maka hal-hal seperti ini pun dapat ditangani dengan mudah.

Ketika sebuah perusahaan mempunyai banyak produk yang tersimpan di gudang selama berbulan-bulan, maka situasi ini menandakan bahwa produk tersebut tidak begitu diminati. Maka dari itu, perusahaan wajib mengurangi jumlah pemesanannya dan menjual produk tersebut dengan harga diskon.

Demikian tadi beberapa informasi mengenai pengertian dan manfaat stock stake. Salah satu bagian yang berperan penting terhadap kelancaran stock take yakni keberadaan gudang. Di Indonesia, salah satu kawasan industri dengan gudang-gudang yang memenuhi standar berada di Karawang New Industry City (KNIC), Jawa Barat.

Kawasan strategis ini merupakan tempat untuk investasi properti di bidang industri dengan beragam pabrik dan gudang serta teknologi tinggi. Ada berbagai alasan kenapa KNIC merupakan pilihan tepat bagi industri manufaktur. Beberapa di antaranya yakni lokasi strategis yang dekat dari jalan tol, LRT Jabodetabek, stasiun kereta, bandar udara, dan pelabuhan. Lokasi strategis ini pun memudahkan pengiriman barang ke mana-mana.

KNIC sendiri pada dasarnya merupakan sebuah kota industri yang terintegrasi kelas dunia sehingga kehadiran infrastruktur kelas dunia tampak jelas di tempat ini. Tidak hanya itu, untuk mendukung kinerja perusahaan manufaktur, KNIC juga hadir untuk membantu percepatan pertumbuhan ekonomi daerah serta menghadirkan Multiplier Effect yang berguna bagi perkembangan sosio-ekonomi di Karawang dan daerah-daerah di sekitarnya.


Related Post

Ganjil Genap dan One Way Mudik Lebaran 2022

Ganjil Genap dan One Way Mudik Lebaran 2022

Indonesia Menjadi Basis Produksi Baterai dan Kendaraan Listrik Dunia

Indonesia Menjadi Basis Produksi Baterai dan Kendaraan Listrik Dunia

Teknologi Jadi Kunci Optimalkan Industri Manufaktur di Tengah Pandemi

Teknologi Jadi Kunci Optimalkan Industri Manufaktur di Tengah Pandemi