Di dalam dunia konstruksi, keberadaan alat-alat berat tentu sudah tidak bisa ditawar lagi keberadaannya. Pasalnya, setiap proses konstruksi memerlukan alat-alat berat untuk membantu mempermudah manusia dalam melakukan pekerjaan membangun satu struktur bangunan.

Beberapa peralatan berat tersebut dibagi ke dalam fungsinya masing-masing, seperti alat pengolah lahan, alat penggali, alat pengangkut material, hingga alat pemindahan material. Untuk proses pengangkutan peralatan konstruksi atau Transporting Construction Materials dibutuhkan pengetahuan terhadap beberapa hal. Apa saja? Simak ulasannya di bawah ini!

Menyiapkan Transportasi

Hal pertama yang harus diperhatikan sebelum menjalankan alat transportasi yakni dengan meninjau secara keseluruhan kondisi peralatan konstruksi berdasarkan instruksi khususnya. Periksa bungkus peralatan di setiap bagian, misalnya pengukur, tombol, atau mengecek apakah ada tuas yang longgar dan bisa copot saat proses pengangkutan.

Meskipun beberapa perusahaan penyedia peralatan kerap kali menggunakan jasa pengangkut yang berpengalaman, tidak ada salahnya jika mencari tahu siapa yang akan mengangkut peralatan konstruksi yang dipesan sehingga jika tidak terjadi keterlambatan atau sesuatu terhadap barang yang telah dipesan, maka akan lebih mudah untuk melacaknya.

Menandai Daftar Sebelum Peralatan Sebelum Diangkut

Sebelum peralatan-peralatan konstruksi diangkut, ada baiknya jika menandai beberapa daftar penanda siap atau tidaknya barang tersebut untuk diangkut. Beberapa di antaranya yakni:

  1. Periksa kondisi mesin peralatan apakah ada yang bermasalah atau tidak

  2. Tutup semua celah yang dapat dimasuki oleh kotoran, debu, dan asap mesin sehingga peralatan konstruksi tetap steril
  3. Jika beberapa peralatan menggunakan baterai, cabut semua baterai tersebut dari tempatnya
  4. Ikat dan kaitkan dengan baik segala peralatan yang ada untuk menghindari guncangan selama perjalanan
  5. Apabila beban peralatan mendekati kapasitas maksimal pengangkut, jangan lupa untuk meminta izin dan memastikan rute perjalanan yang akan dilalui

Hindari Muatan Berlebih

Sudah bukan rahasia lagi jika setiap peralatan konstruksi kerap kali mempunyai berat yang berlebih, seperti Crane, Buldozer, Scraper, serta ekskavator. Ketika peralatan-peralatan tersebut memungkinkan untuk dibagi-bagi ke pengangkut lainnya, maka ada baiknya hal ini dilakukan.

Hal ini untuk menghindari muatan berlebihan. Pasalnya, beban berlebihan akan membuat pengangkut mendapat larangan untuk berjalan di jalanan atau jembatan tertentu.

Lakukan Pengecekan Ulang

Ketika semuanya telah berada dalam kondisi siap berangkat, jangan lupa untuk melakukan pengecekan ulang. Pastikan jadwal pengantaran dan estimasi kedatangannya benar. Beberapa hal yang dapat ditanyakan kepada pengangkut peralatan konstruksi antara lain perkiraan tanggal dan waktu kedatangan, lokasi pengiriman, hingga nomor kontak yang dapat dihubungi.

Sementara untuk di bagian penerimaan, pastikan bahwa area bongkar muat peralatan konstruksi aman dan bebas dari gangguan. Tidak hanya itu, mekanik yang dapat merakit kembali peralatan yang dibongkar siap sedia di lokasi sehingga risiko ketidaktahuan dalam penyusunan peralatan dapat dihindari.

Demikian tadi beberapa hal yang dibutuhkan untuk mengangkut peralatan konstruksi agar dapat tiba sesuai ekspektasi. Salah satu lokasi khusus untuk kawasan industri dan konstruksi terbaik berkelas dunia di Indonesia, yakni Karawang New Industry City (KNIC) yang berlokasi di Jawa Barat.

Konsep dasar KNIC adalah sebuah kota industri yang terintegrasi kelas dunia sehingga kehadiran infrastruktur kelas dunia terlihat jelas di tempat ini.  Tidak hanya bertujuan untuk mendukung kinerja sebuah perusahaan manufaktur, KNIC juga hadir untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah serta menghadirkan Multiplier Effect yang berguna bagi perkembangan sosio-ekonomi di Karawang dan daerah lainnya di kawasan Jawa Barat.


Related Post

Ganjil Genap dan One Way Mudik Lebaran 2022

Ganjil Genap dan One Way Mudik Lebaran 2022

Indonesia Menjadi Basis Produksi Baterai dan Kendaraan Listrik Dunia

Indonesia Menjadi Basis Produksi Baterai dan Kendaraan Listrik Dunia

Teknologi Jadi Kunci Optimalkan Industri Manufaktur di Tengah Pandemi

Teknologi Jadi Kunci Optimalkan Industri Manufaktur di Tengah Pandemi