Karawang New Industry City sebagai Kawasan Ekonomi Baru di Area Jawa Barat

Investasi Kawasan Industri di Jawa Barat

Industrial estate Jawa Barat atau kawasan industri terpadu Jawa Barat adalah kawasan atau daerah yang berfokus pada sektor industri. Beberapa sektor industri yang terdapat pada Industrial Estate Jawa Barat atau kawasan industri Jawa Barat adalah industri makanan dan minuman, otomotif, furnitur, dan konstruksi.

Terdapat begitu banyak perusahaan dan perusahaan manufaktur di area Industrial Estate Jawa Barat. Salah satu kawasan yang baik untuk membangun perusahaan manufaktur di kawasan Jawa Barat adalah Karawang New Industry City (KNIC) .

Mengapa Karawang New Industry City (KNIC)

Sejauh ini, sepak terjang Karawang New Industry City di dalam kawasan industri tidak bisa dianggap sebelah mata. KNIC memiliki lokasi strategis dengan jarak kurang lebih 47 kilometer dari Jakarta Timur, KNIC mendukung kebijakan pemerintah dalam hal meningkatkan ekonomi di daerah Jawa Barat. Terkoneksi dengan 6 akses transportasi nasional dan didesain untuk lingkungan industri yang berfokus pada perkembangan dan teknologi, membuat KNIC baik secara langsung maupun tidak langsung memajukan dan mensejahterahkan area Karawang dan sekitarnya.

Menempati sekitar 200 hektar lahan pada fase pertama pengembangan, di pusat kawasan manufaktur di Indonesia, membuat KNIC memiliki infrastruktur kelas dunia, koneksi digital, dan beberapa fasilitas penunjang yang dikelola oleh manajemen terbaik. Beberapa fasilitas dan infrastruktur di atas sengaja dibangun untuk memaksimal efisiensi operasional dan sinergi untuk beberapa partner dan tenants KNIC seperti otomotif, material konstruksi, elektronik konsumen, dan layanan logistic.

Karawang New Industry City merupakan kawasan industri yang baru dikembangkan di Karawang. Kawasan ini melakukan peletakan batu pertama pada bulan Desember 2018. Acara tersebut dihadiri 180 tamu dan dibuka oleh I Gusti Putu Suryawirawan Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional, Kementrian Perindustrian; Tamba Parulian Hutapea Deputi Perencanaan Investasi di Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia (BKPM); Ahmad Zamakhsyari Wakil Bupati Pemerintah Daerah Karawang; dan Hari Santosa Sungkari, Deputi Infrastruktur di Badan Ekonomi Kreatif.

Menurut I Gusti Putu Suryawirawan, pemerintah menunggu peran KNIC dalam merevitalisasi bisnis kawasan industri dan mengangkat status Karawang sebagai pusat ekonomi baru.

Fasilitas-Fasilitas Karawang New Industry City

Beberapa fasilitas untuk mendukung Karawang New Industry City sebagai pusat ekonomi baru di kawasan industri Jawa Barat seperti menjadi oasis perumahan dan komersial, layanan sumber daya manusia satu atap, layanan utilitas uptime yang handal 100%, pusat penasihat bisnis, dan layanan logistic terpadu.

Selanjutnya, KNIC juga menyediakan infrastruktur kelas dunia seperti akses jalan tol, instalasi pengolahaan air, menyediakan air bersih sesuai standar, koneksi telekomunikasi dan digital, layanan suplai listrik premium yang dijamin oleh PLN, Lampu Jalan, fire hydrant, pemadam kebakaran, gas alami dan pengamanan 24 jam.

Fasilitas public dibutuhkan untuk dapat meningkatkan kualitas area industri dan bisa menjadi daya tarik bagi calon investor. Selain fasilitas diatas, apartemen dan pemukiman dengan standar yang baik juga dibutuhkan untuk ekspatriat yang tinggal di Indonesia. Para ekspatriat memilih tinggal di apartemen karena fasilitas yang lebih baik serta keamanan lebih tinggi.

Untuk yang berminat dan ingin mengetahui informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di +62811-1179899 atau e-mail kami di invest@knic.co.id


Related Post

Ganjil Genap dan One Way Mudik Lebaran 2022

Ganjil Genap dan One Way Mudik Lebaran 2022

Indonesia Menjadi Basis Produksi Baterai dan Kendaraan Listrik Dunia

Indonesia Menjadi Basis Produksi Baterai dan Kendaraan Listrik Dunia

Teknologi Jadi Kunci Optimalkan Industri Manufaktur di Tengah Pandemi

Teknologi Jadi Kunci Optimalkan Industri Manufaktur di Tengah Pandemi