Perkembangan industri di Indonesia terus meningkat. Beberapa industri di Indonesia yang cukup besar seperti industri bahan bangunan, industri otomotif, industri tekstil, industri kosmetik hingga industri makanan dan minuman. Salah satu industri yang terus meningkat setiap tahunnya adalah industri makanan dan minuman.

Dengan adanya peningkatan industri makanan dan minuman setiap tahunnya, maka salah satu industri yang ikut berkembang adalah industri pengemasan makanan atau Food Packaging Industry. Saat ini, semakin banyak konsumen yang memilih kemasan yang ramah lingkungan sehingga membuat perusahaan makanan dan minuman berpikir keras untuk mengganti kemasannya. Konsumen dan investor saat ini lebih memilih perusahaan yang peduli terhadap masalah lingkungan. Hal inipun membuat Konsumen juga rela membayar lebih untuk barang atau produk yang peduli tentang isu lingkungan.

Memulai bisnis yang berkelanjutan memang bukan tugas yang mudah. Contohnya pada perusahaan pengemasan makanan atau Food Packaging Industry dilihat dari biaya untuk mengganti plastik ke material atau bahan yang lebih berkelanjutan mengeluarkan biaya produksi lebih besar, sekitar 25 persen lebih tinggi jika dibandingkan menggunakan bahan tradisional.

Namun, usaha untuk membuat pengemasan yang lebih ramah lingkungan terus dilakukan. Beberapa perusahaan sudah mengembangkan pengemasan yang lebih ramah lingkungan. Perusahaan bernama HelloFresh sudah membuat tempat makanan yang dapat di daur ulang.

Departemen penelitian pertanian Amerika Serikat telah mengembangkan kemasan makanan yang dapat dimakan dan didaur ulang yang terbuat dari kasein salah satu protein yang terdapat di dalam susu. Perusahaan-perusahaan di dunia juga terus berinovasi untuk dapat menemukan material pengganti plastik untuk pengemasan makanan.

Perusahaan Eagle Flexible menggunakan material tinta yang berbahan dasar air karena bahan atau material tersebut tidak menciptakan senyawa organic berbahaya yang membuatnya lebih ramah lingkungan. bawa adalah perusahaan pengemasan makanan atau Food Packaging Industry yang sudah bergerak ke arah membuat pengemasan makanan yang lebih ramah lingkungan.

Beberapa tahun belakangan menawarkan pengemasan makanan yang lebih ramah lingkungan kepada 100 perusahaan. Namun, hanya satu yang benar-benar memilih menggunakan pengemas makanan yang ramah lingkungan. Saat ini, sudah banyak perusahaan yang akhirnya memilih menggunakan bahan atau material yang ramah lingkungan dan dapat didaur ulang.

Semakin banyak perusahaan yang menggunakan bahan ramah lingkungan maka proses produksi bahan pengemas makanan yang tidak ramah lingkungan pun akan semakin menurun. Oleh karena itu, sebaiknya konsumen juga terus memilih produk yang ramah lingkungan dan dapat didaur ulang.

Nah, itulah inspirasi bisnis di ranah industri pengemasan makanan atau Food Packaging Industry yang bisa dijadikan referensi. Membangun bisnis ramah lingkungan membutuhkan fasilitas yang baik agar kinerja pabrik tidak terganggu. Salah satu kawasan industri yang memiliki fasilitas lengkap adalah Karawang New Industry City.

Karawang New Industry City atau KNIC memiliki fasilitas kelas dunia mulai dari listrik premium yang diberikan dan dijamin oleh PLN, akses internet cepat, pengolahan air bersih, pengolahan limbah, training center untuk SDM, tempat pelayanan bisnis terpadu hingga tempat pelayanan pengiriman terpadu.

Tidak hanya itu, KNIC berlokasi strategis dekat dengan ibu kota Jakarta serta memiliki 6 akses infrastruktur mulai dari LRT Jabodetabek, jalan tol Trans Jawa, tol Jakarta-Cikampek, kereta cepat Jakarta-Bandung, bandara internasional Kertajati, dan pelabuhan Patimban membuat KNIC lokasi yang cocok untuk membangun gudang Industri.

Lebih lanjut, Karawang New Industry City menawarkan jual tanah lahan pabrik bagi Anda yang ingin membeli pabrik di kawasan industri. Selain menawarkan jual tanah lahan pabrik, KNIC juga menawarkan tempat untuk sewa gudang.


Related Post

Ganjil Genap dan One Way Mudik Lebaran 2022

Ganjil Genap dan One Way Mudik Lebaran 2022

Indonesia Menjadi Basis Produksi Baterai dan Kendaraan Listrik Dunia

Indonesia Menjadi Basis Produksi Baterai dan Kendaraan Listrik Dunia

Teknologi Jadi Kunci Optimalkan Industri Manufaktur di Tengah Pandemi

Teknologi Jadi Kunci Optimalkan Industri Manufaktur di Tengah Pandemi