pengertian makanan halal dan proses produksinya

Secara harfiah, penggunaan kata Halal diartikan sebagai sesuatu yang diizinkan. Kata ini merujuk kepada banyak hal, termasuk makanan. Di dalam Islam, ada berbagai makanan yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan untuk disantap.

Halal Food atau makanan yang halal didasarkan pada cara yang baik dan sah dalam proses mendapatkannya. Sementara makanan yang tidak halal cenderung salah dalam proses mendapatkannya atau justru menimbulkan kerugian ketika dimakan.

Saat ini ada banyak sekali makanan yang sumbernya halal, namun karena pengolahannya tidak benar menjadikan makanan tersebut tidak halal atau haram. Aturan halal atau tidaknya sebuah makanan ini juga berdasarkan kepada ajaran Islam.

Cara Kerja Halal Food

Untuk membuat daging halal pun, hewan atau unggas wajib untuk disembelih sesuai dengan ritual agama Islam yang dikenal sebagai Zibah atau Zabihah. Kitab suci Al-Quran menjelaskan bagaimana cara kerjanya untuk mendapatkan Halal Food. Apa saja? Berikut ini ulasannya:

  1. Zibah atau Zabihah mewajibkan hewan agar masih hidup dan sehat sebelum disembelih. Hal ini disebabkan oleh adanya larangan makan bangkai di agama Islam. Selain itu, hewan juga wajib disucikan dengan cara berwudhu sebelumnya.

  2. Perlu diingat, pisau yang digunakan wajib tajam. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir rasa sakit pada hewan. Tidak hanya itu, orang yang menyembelih hewan wajib melafalkan dua kalimat syahadat dan basmalah terlebih dahulu.
  3. Terdapat aturan dalam menyembelih hewan. Semua caranya harus berdasarkan ajaran menyembelih hewan sesuai syariat Islam. Misalnya, hewan yang sakit tidak boleh untuk disembelih. Setelah disembelih, hewan wajib dibersihkan.

Di Indonesia, industri Halal Food diatur dan wajib untuk mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang di dalamnya terdapat Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI.

Sebagai sebuah industri, perusahaan makanan dan minuman wajib menempati tempat yang bersih agar bisa memperoleh sertifikasi dari LPPOM MUI. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa pemilihan pabrik makanan atau gudang menjadi sangat penting diperhatikan oleh sebuah perusahaan yang bergerak di bidang makanan.

Salah satu lokasi pabrik atau gudang di Indonesia adalah di Karawang New Industry City (KNIC) di Jawa Barat. Selain tempatnya yang mendukung industri Halal Food, KNIC juga mempunyai beragam kelebihan lain.

Beberapa di antaranya yakni lokasi yang strategis karena dekat dari jalan tol, LRT Jabodetabek, stasiun kereta, bandar udara, dan pelabuhan. Lokasi strategis ini pun memudahkan pengiriman barang ke mana-mana. Konsep dasar KNIC sendiri merupakan sebuah kota industri yang terintegrasi kelas dunia sehingga kehadiran infrastruktur kelas dunia dapat dilihat di kawasan ini.


Related Post

Ganjil Genap dan One Way Mudik Lebaran 2022

Ganjil Genap dan One Way Mudik Lebaran 2022

Indonesia Menjadi Basis Produksi Baterai dan Kendaraan Listrik Dunia

Indonesia Menjadi Basis Produksi Baterai dan Kendaraan Listrik Dunia

Teknologi Jadi Kunci Optimalkan Industri Manufaktur di Tengah Pandemi

Teknologi Jadi Kunci Optimalkan Industri Manufaktur di Tengah Pandemi