6 Effective Ways to Manage Inventory of Goods in Manufacturing

Inventory Management diartikan sebagai sistem pengelolaan persediaan barang yang biasanya diterapkan di berbagai bidang, termasuk di industri manufaktur. Pengelolaan persediaan barang yang baik akan mencegah bisnis dari kerugian. Bagaimana cara melakukan inventory management agar persediaan barang-barang di pabrik manufaktur tetap efektif? Simak 6 di antaranya berikut ini!

1. Menentukan Batas Minimum Persediaan

Hal pertama yang harus diterapkan untuk membuat manajemen pengelolaan barang lebih baik adalah dengan menentukan batas minimum persediaan terlebih dahulu. Ketika produk persediaan telah berkurang dan mencapai batas minimum, segera lakukan pemesanan untuk menghindari kekurangan.

Untuk proses pemesanan berikutnya sendiri ada baiknya dilakukan saat persediaan telah berada pada batas minimum. Batas ini pun cenderung berbeda sesuai dengan produk yang ditawarkan.

2. Memprediksi Permintaan Konsumen

Selain batas minimum, sebuah perusahaan perlu melakukan prediksi terhadap permintaan konsumen. Pasalnya, kedua hal ini saling berkaitan erat karena jangan sampai perusahaan menyimpan banyak stok di gudang yang justru terbuang sia-sia.

Sebaliknya, perusahaan juga perlu memastikan kebutuhan konsumen terhadap produk yang ditawarkan selalu terpenuhi. Beberapa faktor yang patut diketahui dalam memperkirakan permintaan konsumen yakni tren pasar, data penjualan tahun sebelumnya, kondisi ekonomi, serta tingkat pertumbuhan bisnis.

3. Menerapkan Prinsip FIFO

Salah satu prinsip yang patut diterapkan oleh pelaku industri manufaktur yaitu First in First out (FIFO). Prinsip ini berarti bahwa stok yang pertama kali masuk dan menjadi stok terlama wajib dijual terlebih dahulu, sementara stok terbaru menjadi yang terakhir.

Cara ini penting untuk efektivitas setiap produk agar tidak mudah rusak dan perusahaan pun dapat terhindar dari kerugian. Produk yang selalu disimpan di bagian belakang akan membuat produk tersebut lebih cepat usang sehingga daya jualnya pun menurun.

4. Menganalisis dengan Metode ABC

Dalam industri manufaktur, tidak semua produk sama karena beberapa di antaranya memerlukan perawatan yang lebih dibandingkan yang lain. Untuk menganalisis produk-produk yang ada, perusahaan bisa menggunakan metode ABC.

Metode A bertujuan untuk menilai produk bernilai tinggi dengan frekuensi penjualan rendah, B untuk produk bernilai cukup dengan frekuensi penjualan cukup, dan C untuk produk bernilai rendah, namun punya frekuensi penjualan tinggi.

5. Menjalin Hubungan Baik dengan Pemasok

Meskipun terkesan sepele, menjalin hubungan baik dengan pemasok tidak boleh diabaikan. Pasalnya, ketersediaan produk sebuah perusahaan tergantung pada ketersediaan material dari pemasok. Hubungan yang baik akan membantu dalam negosiasi material jika dibutuhkan.

6. Mengevaluasi dan Mengecek Inventaris

Terakhir, dalam proses pengelolaan persediaan barang di pabrik manufaktur, pihak perusahaan wajib untuk melakukan evaluasi dan pengecekan inventaris yang ada secara berkala. Hal ini untuk mencegah risiko masalah yang mungkin terjadi.

Di Indonesia, salah satu kawasan industri yang memiliki sistem pengelolaan pabrik manufaktur yang efektif adalah di Karawang New Industry City (KNIC), Jawa Barat. Kawasan ini menjadi lokasi yang tepat untuk investasi properti di bidang industri dengan beragam pabrik dan gudang serta teknologi tinggi.

Ada berbagai alasan kenapa KNIC merupakan pilihan tepat bagi industri manufaktur. Beberapa di antaranya yakni lokasi strategis yang dekat dari jalan tol, LRT Jabodetabek, stasiun kereta, bandara, dan pelabuhan. Lokasi strategis ini pun memudahkan pengiriman barang ke mana-mana.

KNIC sendiri pada dasarnya merupakan sebuah kota industri yang terintegrasi kelas dunia sehingga kehadiran infrastruktur kelas dunia tampak jelas di tempat ini. Selain itu, untuk mendukung kinerja perusahaan manufaktur, KNIC juga hadir untuk membantu percepatan pertumbuhan ekonomi daerah serta menghadirkan Multiplier Effect yang berguna bagi perkembangan sosio-ekonomi di Karawang dan daerah-daerah di sekitarnya.


Related Post

Ganjil Genap dan One Way Mudik Lebaran 2022

Ganjil Genap dan One Way Mudik Lebaran 2022

Indonesia Menjadi Basis Produksi Baterai dan Kendaraan Listrik Dunia

Indonesia Menjadi Basis Produksi Baterai dan Kendaraan Listrik Dunia

Teknologi Jadi Kunci Optimalkan Industri Manufaktur di Tengah Pandemi

Teknologi Jadi Kunci Optimalkan Industri Manufaktur di Tengah Pandemi